recent posts

Saturday, 14 March 2015

Komunikasi di dalam Organisasi

 

 Apa itu Organisasi?


Menurut saya , 
Organisasi adalah sekelompok orang dalam suatu wadah untuk bersama-sama mencapai suatu tujuan.

Menurut kutipan dari blog lain yang saya ambil, Organisasi adalah  suatu perkumpulan yang dibentuk oleh sekumpulan orang atau masyarakat,baik yang berseri secara resmi/berbadan hukum atau yang tidak sermi/tidak berbadan hukum,yang bertujuan sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam membangun bangsa dan negara.

Pada dasarnya, manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan bantuan dari manusia lainnya untuk mencapai suatu tujuan yang tidak bisa dikerjakan sendiri. Oleh karena itu, manusia membentuk suatu wadah/perkumpulan yang berisikan sekelompok oranh-orang dengan persamaan visi dan misi untuk mencapai tujuan bersama. 

Ciri-ciri Organisasi Sosial menurut Berelson dan Steiner(1964:55) sebuah organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Formalitas, merupakan ciri organisasi sosial yang menunjuk kepada adanya perumusan tertulis daripada peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan seterusnya.
  2. Hierarkhi, merupakan ciri organisasi yang menunjuk pada adanya suatu pola kekuasaan dan wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi daripada anggota biasa pada organisasi tersebut.
  3. Besarnya dan Kompleksnya, dalam hal ini pada umumnya organisasi sosial memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal), gejala ini biasanya dikenal dengan gejala “birokrasi”.
  4. Lamanya (duration), menunjuk pada diri bahwa eksistensi suatu organisasi lebih lama daripada keanggotaan orang-orang dalam organisasi itu
Di dalam organisasi pasti ada yang namanya komunikasi, apa itu Komunikasi?

Komunikasi adalah proses penyampaian pesan kepada orang lain. Itu definisi, makna, arti, atau pengertian komunikasi (communication) secara praktis atau dalam praktik kehidupan sehari-hari. Pesan (message) itu bisa berupa informasi, pemberitahuan, keterangan, ajakan, imbauan, bahkan provokasi atau hasutan. Kata kunci dalam komunikasi adalah pesan itu. Dari pesan itulah sebuah proses komunikasi dimulai. Komunikasi terjadi karena ada pesan yang ingin atau harus disampaikan kepada pihak lain.



Jenis - Jenis Komunikasi 


1.Komunikasi Intrapribadi  
Komunikasi intrapribadi (intrapersonal communication) adalah komunikasi dengan diri sendiri, baik kita sadari atau tidak. Misalnyaberpikir.

2.Komunikasi Antarpribadi  
Komunikasi antarpribadi (interpersonal communication) adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka, yang memungkinkan respon verbal maupun nonverbal berlangsung secara langsung. Bentuk khusus komunikasi antarpribadi ini adalah komunikasi diadik (dyadic communication) yang hanya melibatkan dua individu,misalnya suami- istri, dua sejawat, guru-murid. Ciri-ciri komunikasi diadik adalah pihak- pihak yang berkomunikasi berada dalam jarakyang dekat; pihak-pihak yang berkomunikasi mengirim dan menerimapesan secara langsung dan simultan.

3.Komunikasi Kelompok (Kecil)  
Komunikasi kelompok merujuk pada komunikasi yang dilakukan sekelompok kecil orang (small-group communication). Kelompok sendiri merupakan sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama, yang berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuanbersama, saling mengenal satu sama lain, dan memandang mereka sebagai bagian dari kelompok tersebut. Komunikasi antarpribadi berlaku dalam komunikasi kelompok.

4.Komunikasi Publik  
Komunikasi publik adalah komunikasi antara seorang pembicara dengan sejumlah orang (khalayak), yang tidak bisa dikenali satu persatu. Komunikasi publik meliputi ceramah, pidato, kuliah, tabligh akbar, dan lain-lain. Ciri-ciri komunikasi publik adalah: berlangsung lebih formal;menuntut  persiapan  pesan  yang  cermat,  menuntut  kemampuanmenghadapi sejumlah besar orang; komunikasi cenderung pasif; terjadi di tempat umum yang dihadiri sejumlah orang; merupakan peristiwayang direncanakan; dan ada orang-orang yang ditunjuk secara khususmelakukan fungsi-fungsi tertentu.

5.Komunikasi Organisasi  
Komunikasi organisasi (organizational communication) terjadi dalam suatu organisasi, bersifat formal dan informal, dan berlangsung dalam jaringan  yang  lebih  besar  dari  komunikasi  kelompok.  Komunikasi organisasi juga melibatkan komunikasi diadik, komunikasi antarpribadi, dan komunikasi publik tergantung kebutuhan.

6.Komunikasi Massa  
Komunikasi massa (mass communication) adalah komunikasi yangmenggunakan  media  massa  cetak  maupun  elektronik  yang dikelola sebuah lembaga atau orang yang dilembagakan yang ditujukan kepada sejumlah besar orang yang tersebar, anonim, dan heterogen. Pesan- pesannya bersifat umum, disampaikan secara serentak, cepat dan selintas.


PROSES KOMUNIKASI


Proses komunikasi adalah bagaimana komunikator menyampaikan pesan kepada komunikannya, sehingga dapat menciptakan suatu persamaan makna antara komunikan dengan komunikatornya. Proseskomunikasi ini bertujuan untuk menciptakan komunikasi yang efektif (sesuai dengan tujuan komunikasi pada umumnya). Proses komunikasi, banyak melalui perkembangan.
Proses komunikasi dapat terjadi apabila ada interaksi antar manusiadan ada penyampaian pesan untuk mewujudkan motif komunikasi.
Tahapan proses komunikasi adalah sebagai berikut :
1.      Penginterpretasian.
2.      Penyandian.
3.      Pengiriman.
4.      Perjalanan.
5.      Penerimaan.
6.      Penyandian balik.
7.      Penginterpretasian.

Alur dan Komponen Komunikasi


Setiap komunikasi memiliki alur dan komponen sebagai berikut:
1. Komunikator/Sender – Pengirim pesan
2. Encoding - Proses penyusunan ide menjadi simbol/pesan
3. Message - Pesan
4. Media/Channel – Saluran
5. Decoding - Proses pemecahan/ penerjemahan simbol-simbol
6. Komunikan/Receiver – Penerima pesan
7. Feed Back - Umpan balik, respon.


Di dalam ilmu komunikasi dikenal adanya istilah Komunikasi Efektif, apa itu Komunikasi Efektif?




Berkomunikasi efektif berarti bahwa komunikator dan komunikan sama-sama memiliki pengertian yang sama tentang suatu pesan. Oleh karena itu, dalam bahasa asing orang menyebutnya “the communication is in tune” ,yaitu kedua belah pihak yang berkomunikasi sama-sama mengerti apa pesan yang disampaikan
.Menurut Jalaluddin dalam bukunya Psikologi Komunikasi menyebutkan, komunikasi yang efektif ditandai dengan adanya pengertian, dapat menimbulkan kesenangan, mempengaruhi sikap, meningkatkan hubungan sosial yang baik, dan pada akhirnya menimbulkan suatu tidakan.

Syarat-syarat untuk berkomunikasi secara efektif adalah antara lain :

  • Menciptakan suasana yang menguntungkan.
  • menggunakan bahasa yang mudah ditangkap dan dimengerti.
  • pesan yang disampaikan dapat menggugah perhatian atau minat di pihak komunikan.
  • Pesan dapat menggugah kepentingan dipihak komunikan yang dapat menguntungkannya.
  • Pesan dapat menumbuhkan sesuatu penghargaan atau reward di pihk komunikan.
Komunikasi efektif dipandang sebagai suatu hal yang
penting dan kompleks. Dianggap penting karena ragam dinamika kehidupan (bisnis, politik, misalnya) yang terjadi biasanya menghadirkan situasi kritis yang perlu penanganan secara tepat, munculnya kecenderungan untuk tergantung pada teknologi komunikasi, serta beragam kepentingan yang ikut muncul.Syarat utama agar komunikasi ituefektif adalah kredibilitas. Keterampilan komunikasi antar perorangan adalah kemampuan untuk terus menerus membangun kredibilitas dan dapat dipercayanya segala apa yang kita komunikasikan. Untuk membangun kredibilitas harus ada isi pesan yang jelas, suara/intonasi dalam menyampaikan pesan dan wahana bagaimana orang itu menyampaikan pesan. Jadi semakin seseorang tidak konsekuen dengan ketiga hal tersebut, maka akan menentukan kredibilitas sesorang, semakin tidak konsekuen akan menjadi semakin “tidak dipercaya”.



Pendapat saya  :
Pendapat saya mengenai blog-blog yang saya kunjungi tentang organisasi dan komunikasi adalah
saya setuju dengan pendapat mereka bahwasannya adalah manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan satu sama lain. Manusia selalu mempunya tujuan yang ingin mereka capai, tetapi untuk mencapai tujuan tersebut, tidak semuanya bisa dilakukan oleh manusia seorang diri. Oleh karena itu manusia membentuk perkumpulan orang-orang yang mempunyai tujuan yang sama, bersinergi dan bersatu untuk dapat mencapai tujuan tersebut. Itulah yang dinamakan organisasi. Didalam organisasi itu sendiri terdiri dari beberapa struktur kepengurusan, yaitu ada Ketua Organisasi, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara. 4 poin itu adalah poin penting diseluruh struktur organisasi. Akar dari struktur kepengurusan yang lain bisa disesuaikan tergantung dari organisasi apa yang dibuat. Misalnya organisasi PASKIBRA di SMA, berarti ada Koordinator Latihan, Koordinator Lapangan, Koordinator Markas, Koordinator Upacara, dsb. 
Nah, di dalam kehidupan sehari-hari kita pasti melakukan yang namanya komunikasi. Begitu pula di dalam organisasi, komunikasi adalah faktor penting dalam segala aspek. Komunikasi bisa menjadi penyebab kesalahpahaman di dalam organisasi. Menurut saya komunikasi yang baik adalah komunikasi yang berisikan informasi/pesan yang disampaikan dengan baik kepada receivernya (penerima pesan). Tanpa komunikasi yang baik, akan terjadi Miss Communication yang menyebabkan adanya konflik. Untuk itu, di dalam organisasi informasi apapun harus disampaikan dengan baik kepada si penerima pesan. 



Itu tadi ulasan dari saya mengenai Komunikasi di dalam Organisasi. Kalau kalian punya pendapat lain tentang artikel ini, bisa tinggalkan komentar  kalian di bagian "leave a comment" atau kirim email ke email saya di aliamutiamayanda@yahoo.com . GRACIASS!! ;)

 SUMBER :
1. https://muharitasks.wordpress.com/2013/07/15/jenis-dan-proses-komunikasi/
2.  http://www.rumahkomunikasi.com/2014/10/definisi-dan-pengertian-komunikasi.html
3. https://wolles14.wordpress.com/2011/04/10/apa-itu-organisasi/
4. http://erlysaf.blogspot.com/2012/10/apa-itu-organisasi.html
5. https://edoparnando27.wordpress.com/komunikasi-efetif/

Thursday, 5 February 2015

HOTTEST BLOGS ARE COMING!

I JUST WANNA INFORM YOU THAT I'VE SOME FRIEND WHO HAS A COOL ARTICLE IN THEIR BLOG,YOU MAY BE INTERESTED WITH THEIR ARTICLES.
 I WILL EXPLAIN YOU ABOUT THESE BLOGS BEFORE.
AND THESE BLOGS ARE ORIGINALLY MADE BY MY FRIENDS. HERE IT IS :

1. FYI MOBILE
Fyimobile.blogspot.com is A blog that will inform you all about technology. But more specific about mobile-phone. You will get uptodate and newest information about mobile.
You may be lose some important point if you don't open this blog.  So click THIS to open the website!

2. Menulis (Writing)
eriyantisembiring.blogspot.com  is A blog about Campus and organization. This blog is talk about the condition of the campus, how to make a good decision within the organization, how to improve our skill in writing, etc.
This could be a good blog to her university right?

3. He is Simple but Fascinating..
ridhahhusna.wordpress.com Nah! For you guys who have interesting about novel and writing, i think you must open this blog and read the awesome article in her blog. The blog is actually talk about her Journey in her life. But what makes it different is i think she wrote by her heart maybe because when you read them, it feels like touch your heart deeply. I think she has a 'hidden talent' of writing hehe.  So, Indonesian people must be read one of her articles. It's a must! Lol.


THOSE BLOG ARE ORIGINAL AND OFFICIAL
IT SUCH A GREAT THING AND AN HONOUR YOU HAVE READ OUR BLOG.
BIG THANKS FOR YOU!


Best Regards, Alia.
From Indonesia, South Jakarta Regency
12330

Thursday, 18 December 2014

What if computer disappeared?



WHAT IF COMPUTER DISAPPEARED?

YOU'RE NOT GOING ANYWHERE!

Bagaimana jika komputer tidak ada di dunia ini? apa yang akan terjadi? Share your opinion with me!
contact me on twitter @almutt_ or email me on aliamutiamayanda@yahoo.com. Salam pemuda IT!
Best regards, IT student!
SEE THIS VIDEO


Wednesday, 10 December 2014

urutan processor INTEL & AMD

Urutan processor dari yang terjelek sampai terbaik

ini ada beberapa urutan prosessor dari yg performanya rendah ke yang lebih tinggi,,
dari generasi awal sampai sekarang,,

-INTEL-
4004 Microprocessor
8008 Microprocessor
8080 Microprocessor
8086-8088 Microprocessor
286 Microprocessor
Intel386™ Microprocessor
Intel486™ DX CPU Microprocessor
Intel® Pentium® Processor
Intel® Pentium® Pro Processor
Intel® Pentium® II Processor
Intel® Pentium II Xeon® Processor
Intel® Celeron® Processor
Intel® Pentium® III Processor
Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel® Pentium® 4 Processor
Intel® Xeon® Processor
Intel® Itanium® Processor
Intel® Itanium® 2 Processor
Intel® Pentium® M Processor
Intel Pentium M 735/745/755 processors
Intel E7520/E7320 Chipsets
Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Intel Pentium D 820/830/840
Intel Core 2 Quad
Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Intel i3/i5/i7
Socket LGA 775:
Celeron 430
Celeron 430
Celeron 3200
Pentium IV 521
Pentium IV 630
Dual Core E2140
Dual Core E2160
Dual Core E2200
Dual Core E5300
Dual Core E5400
Dual Core E5200
Dual Core E5500
Dual Core E5700
Dual Core E5700
Dual Core E5400
Dual Core E5300
Dual Core E5500
Dual Core E5800
Dual Core E6500
Core 2 Duo E7400
Core 2 Duo E7500
Core 2 Duo E7500
Core 2 Duo E7400
Core 2 Quad 8200
Core 2 Quad 8300
Core 2 Quad 8200
Core 2 Quad 8300
Core 2 Duo E8400
Core 2 Quad 8400
Core 2 Quad 9400
Socket LGA 1156:
Core i3 530
Core i3 540
Core i3 550
Core i5 650
Core i5 655K
Core i5 661
Core i5 760
Core i7 870
Core i7 875K
Core i7 960
Core i7 970
Core i7 980x


####AMD####

Socket AM2:
Sempron 1200
Sempron 2600
Athlon 64 3500
Athlon II X2 220
Athlon X2 3600
Athlon X2 5000
Athlon X2 5000+
Athlon X2 7550
Opteron 1352
Opteron 1354
Opteron 2214 HE
Opteron 2387
Opteron 6128
Opteron 6168
Phenom X3 8450
Socket AM3:
Sempron 140
Sempron 140
Sempron 145
Athlon II X2 240
Athlon II X2 245
Athlon II X2 250
Athlon II X2 255
Athlon II X2 260
Athlon II X2 265
Athlon II X3 440
Athlon II X3 445
Athlon II X3 450
Athlon II X4 635
Athlon II X4 640
Athlon II X4 645
Phenom II X2 550
Phenom II X2 555 Black Edition
Phenom II X2 560 Black Edition
Phenom II X4 945
Phenom II X4 955 Black Edition
Phenom II X4 965 Black Edition
Phenom II X4 970 Black
Phenom II X6 1055T
Phenom II X6 1075T
Phenom II X6 1090T BK
Phenom II X6 1100T BK

sumber :
http://dododharmawanputra.blogspot.com/2013/03/urutan-processor-dari-yang-terjelek.html

Thursday, 4 December 2014

The Script new album!



Hi pals! as a big fan of THE SCRIPT i wanna inform you about their new album! Yeah, NO SOUND WITHOUT SILENCE is actually release on September 12th 2014. Superheroes is the first single which has been released ahead of the album on August 29th. These are my favorite song, Never Seen Anything Quiet Like You (this is my TOP FAVE!), Superheroes, No Good in Goodbye, Paint the Town Green, It's Not Right for You, Man on Wire. They created those songs sooooo AH-MAZING!! I think in this album their songs is very fresh to hear, unique, different than another band and still have an identity or characteristic from The Script. And that's make me more in love with this band oh God...and i cannot stop playing again and again and again all of this songs.
I'll give you some video to hear that The Script's songs is awesome! Trust me haha

                                           Never Seen Anything Quite Like You - The Script


                                                            Superheroes - The Script 


This is the official page of The Script, you can see this http://www.thescriptmusic.com/gb/home
and here's their official INSTAGRAM, you can check out if you're interest with them on  http://instagram.com/thescriptofficial or you can add by your mobile phone @thescriptofficial

+The Script

 +TheScriptVEVO
+The Script Co.
+TheScripters

If The Script reading this post, i hope you guys will be the best and success band in the world especially in the industry of music, and i hope one day you will perform in INDONESIA! BECAUSE YOU MUST KNOW GUYS... YOU HAVE A HUGE FANS IN INDONESIA TOO! AND WE ARE IS ALREADY WAITING FOR YOU!
SEE YOU SOON!


Cheers, Alia :D

Monday, 24 November 2014

Penghargaan dan Hukuman dalam Organisasi Perusahaan

DEFINISI PENGHARGAAN DAN HUKUMAN

A. PENGHARGAAN
Penghargaan (reward) adalah sebuah bentuk apresiasi kepada suatu prestasi tertentu yang diberikan, baik oleh dan dari perorangan ataupun suatu lembaga yang biasanya diberikan dalam bentuk material atau ucapan. Dalam organisasi ada istilah insentif, yang merupakan suatu penghargaan dalam bentuk material atau non material yang diberikan oleh pihak pimpinan organisasi perusahaan kepada karyawan agar mereka bekerja dengan menjadikan modal motivasi yang tinggi dan berprestasi dalam mencapai tujuan-tujuan perusahaan atau organisasi.

Fungsi Penghargaan
Ada tiga fungsi penting dari penghargaan yang berperan besar bagi pembentukan tingkah laku yang diharapkan:
• Memperkuat motivasi untuk memacu diri agar mencapai prestasi
• Memberikan tanda bagi seseorang yang memiliki kemampuan lebih
• Bersifat Universal
 

Imbalan intrinsic adalah imbalan yang merupakan bagian dari pekerjaan itu sendiri, imbalan tersebut mencakup rasa penyelesaian, prestasi, otonomi dan pertumbuhan, maksudnya kemampuan untuk memulai atau menyelesaikan suatu proyek pekerjaan merupakan hal yang penting bagi sejumlah individu. (Prof. Dr. FX. Suwarto, M.S.)
Imbalan ekstrinsik adalah imbalan yang berasal dari pekerjaan. Imbalan tersebut mencakup: uang, status, promosi dan rasa hormat.
  • Imbalan uang (Financial reward: Fringe Benefits) adalah imbalan ekstrinsik yang utama, dan secara umum diakui bahwa uang adalah pendorong utama, namun jika karyawan tidak melihat adanya hubungan antara prestasi dengan kenaikan yang pantas, uang tidak akan menjadi motivator yang kuat sehingga perlu diciptakan system penilaian prestasi yang jelas.
  • Tunjangan utama dari kebanyakan organisasi adalah program pensiun, biaya opname, dan sebagainya.
  • Status adalah imbalan antar pribadi (Interpersonal reward) yaitu dengan menugaskan individu pada  pekerjaan yang berwibawa.
  • Rasa hormat/pengakuan adalah penggunaan manajerial atas pengakuan atau penghargaan melibatkan pengetahuan manajer tentang pelaksanaan pekerjaan yang baik
  • Promosi adalah perpindahan seorang karyawan dari satu tempat/ jabatan ke tempat/jabatan  lain yang lebih tinggi
B.     HUKUMAN
Hukuman (punishment) adalah sebuah cara untuk mengarahkan sebuah tingkah laku agar sesuai dengan tingkah laku yang berlaku secara umum. Dalam hal ini, hukuman diberikan ketika sebuah tingkah laku yang tidak diharapkan ditampilkan oleh orang yang bersangkutan atau orang yang bersangkutan tidak memberikan respon atau tidak menampilkan sebuah tingkah laku yang diharapkan.


Dalam menjalankan sebuah organisasi, diperlukan sebah peraturan dan hukuman/sanksi guna melancarkan kinerja dalam organisasi tersebut agar berjalan dengan baik dan dapat lebih mudah tercapai tujuan dari organisasi tersebut. Jika aturan dan hukum dalam suatu organisasi tidak berjalan baik maka akan terjadi konflik kepentingan baik antar individu maupun antar organisasi.
Pada beberapa kondisi tertentu, penggunaan hukuman dapat lebih efektif untuk merubah perilaku pegawai, yaitu dengan mempertimbangkan: Waktu, Intensitas, Jadwal, Klarifikasi, dan Impersonalitas (tidak bersifat pribadi).

Fungsi Hukuman
Ada tiga fungsi penting dari hukuman yang berperan besar bagi pembentukan tingkah laku yang diharapkan:
• Membatasi perilaku. Hukuman menghalangi terjadinya pengulangan tingkah laku yang tidak diharapkan.
• Bersifat mendidik.
• Memperkuat motivasi untuk menghindarkan diri dari tingkah laku yang tidak diharapkan



PENTINGNYA PENGHARGAAN DAN HUKUMAN DI DALAM ORGANISASI

Menurut saya, adanya sebuah penghargaan (reward) dan hukuman (punishment) dalam sebuah organisasi adalah penting. Karena dengan adanya penghargaan dan hukuman para pekerja akan merasa terdorong untuk berupaya lebih baik lagi dalam bekerja karena diberikan suatu penghargaan atas kinerjanya yang memuaskan atau karena diberikan suatu hukuman atas kesalahan tindakan yang dilakukannya, sebagai peringatan untuk lebih teliti lagi dalam bekerja.

Jika penghargaan merupakan bentuk dorongan yang positif, maka hukuman sebagai bentuk dorongan yang negatif, tetapi kalau diberikan secara tepat dan bijak bisa menjadi sarana untuk memotivasi. Tujuan dari metode ini intinya adalah untuk memperbaiki diri ke arah yang lebih baik. Tapi sayangnya, banyak perusahaan belum sepenuhnya dapat menerapkan penghargaan dan hukuman secara utuh. Seringkali hukuman ditegakkan, tetapi penghargaan nyaris tidak pernah diberikan kepada tim atau karyawan kita.


IMPLIKASI HUKUMAN DAN PENGHARGAAN PADA PERUSAHAAN

Sebenarnya hal-hal seperti ini seringkali kita jumpai dalam banyak kasus, contohnya saja ketika membayar pajak kendaraan bermotor misalnya, jika terlambat membayar pajak maka akan dikenakan sanksi (punishment) yang dikenakan kepada wajib pajak, tetapi nyaris tidak ada penghargaan (reward) kepada wajib pajak teladan.
Jika punishment menghasilkan efek jera, maka penghargaan akan menghasilkan efek sebaliknya yaitu ketauladanan, untuk membuat penghargaan dan Punishment dapat berjalan dengan baik diperlukan konsistensi dan harusl bersifat objektif.

Penerapan penghargaan dan punishment secara konsekuen dapat membawa pengaruh positif, antara lain:
1. Mekanisme dan sistem kerja di suatu organisai menjadi lebih baik, karena adanya tolak ukur kinerja yang jelas.
2. Kinerja individu dalam suatu Organisasi semakin meningkat, karena adanya sistem pengawasan yang obyektif dan tepat sasaran.
3. Adaya tingkat pencapaian kinerja para individu Organisai.


Daftar pustaka :

http://irma-mintuna.blogspot.com/2013/05/penghargaan-reward-dan-hukuman.html
http://ahmadcirebon.blogspot.com/2011/11/penghargaan-reward-dan-hukuman.html
http://www.kaffah.biz/artikel/tips_bisnis/pentingnya_reward_dan_punishment_dalam_organisasi_bisnis
http://vimber-firs.blogspot.com/2010/12/pentingnya-penghargaan-dan-hukuman.html 
http://tryisnumberone.blogspot.com/2013/05/imbalan-dan-hukuman-dalam-organisasi.html
http://hairararara.blogspot.com/2013/05/imbalan-dan-hukuman-dalam-organisasi.html


VISIT MY ANOTHER BLOG!
click THIS to see my another blog, enjoy Readers :D

Thursday, 20 November 2014

Set Instruksi dalam Organisasi dan Arsitektur Komputer



Instruction Set Architecture (ISA) didefinisikan sebagai sesuatu aspek dalam arsitektur computer yang dapat dilihat oleh para pemrogram. Disebut jugamachine code (bahasa mesin), aslinya juga berbentuk biner > bahasaassembly.Operasi dari CPU ditentukan oleh instruksi instruksi y yang dilaksanakan ataudijalankannya. Instruksi ini sering disebut sebagai instruksi mesin (MachineInstruction) atau yang dieksekusi membentuk suatu operasi dan berbagai macamfungsi CPU. Sedangkan kumpulan fungsi yang dapat dieksekusi CPU disebut SetInstruksi
(Instruction Set).


1.      Karakteristik Instruksi Mesin

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Karakteristik adalah ciri-ciri khusus atau mempunyai sifat khas sesuai dengan perwatakan tertentu. Instruksi adalah perintah atau arahan (untuk melakukan suatu pekerjaan atau melaksanakan suatu tugas). Mesin adalah perkakas untuk menggerakkan, atau membuat sesuatu yang dijalankan dengan roda-roda dan digerakkan oleh tenaga manusia atau motor penggerak yang menggunakan bahan bakar minyak atau tenaga alam.

Jadi, karakteristik-karakteristik instruksi mesin adalah ciri-ciri khusus atau sifat khas yang dimiliki oleh instruksi-instruksi atau kode operasi dalam pemrograman komputer.. Operasi CPU ditentukan oleh instruksi-instruksi yang dieksekusinya. Instruksi-instruksi ini dikenal sebagai intruksi mesin atau instruksi computer. Set fungsi dari instruksi-instruksi yang berbeda yang dapat di eksekusi oleh CPU dikenal sebagai set instruksi CPU.



A. Elemen-elemen Instuksi Mesin

Setiap instruksi harus terdiri dari informasi yang diperlukan oleh CPU untuk dieksekusi. Gambar langkah-langkah yang terdapat dalam eksekusi instruksi dan bentuk elemen-elemen instruksi mesin, adalah sebagai berikut :



• Kode Operasi : menentukan operasi-operasi yang akan dilakukan (misalnya: ADD,I/O). Operasi itu dispesifilan oleh sebuah kode biner, dikenal sebagai kode operasi.

• Acuan Operand Sumber : Operasi dapat melibatkan satu atau lebih operand sumber, dengan kata lain, operand adalah input bagi operasi.

• Acuan Operand Hasil: Operasi dapat menghasilkan sebuah hasil.

• Acuan Instruksi Berikutnya: Elemen ini memberitahukan CPU posisi instruksi berikutnya yang harus diambil setelah menyelesaikan eksekusi suatu instruksi. Instuksi berikutnya yang akan diambil berada di memori utama atau pada system memori virtual, akan berada baik di dalam memori utama atau memori sekunder. Umumnya, instruksi yang akan segera diambil selanjutnya, berada setelah instruksi saat itu. Ketika acuan eksplisit dibutuhkan, maka alamat memori utama atau alamat memori virtual harus disiapkan. Operand sumber dan hasil dapat berada di salah satu dari ketiga daerah berikut ini:

• Memori Utama atau Memori Virtual: Dengan adanya acuan instruksi berikutnya, maka alamat memori utama atau memori virtual harus diketahui.

• Register CPU: Dengan suatu pengecualian yang jarang terjadi, CPU terdiri dari sebuah register atau lebih yang dapat diacu oleh instruksi-instruksi mesin. Bila hanya terdapat sebuah register saja, maka acuan ke instruksi tersebut dapat berbentuk implicit. Sedangkan jika terdapat lebih dari satu register, maka setiap register diberi nomor yang unik, dan instruksi harus terdiri dari nomor register yang dimaksud.

• Perangkat I/O: Instruksi harus menspesifikan modul I/O dan perangkat yang diperlukan oleh operasi. Jika digunakan I/O memori terpetakan, maka perangkat ini merupakan memori utama atau memori virtual.

B. Representasi Instruksi


Di dalam computer, instruksi dipresentasikan oleh sehimpunan bit. Himpunan bit ini dibagi menjadi beberapa bidang, dengan bidang-bidang ini berkaitan dengan elemen-elemen yang akan memuat instruksi. Layout instruksi ini dikenal sebagai bentuk instruksi. Contoh yang sederhana ditunjukkan pada gambar. Pada sebagian besar set instruksi, dapat digunakan lebih dari satu bentuk. Selama berlangsungnya eksekusi instruksi, instruksi dibaca ke dalam register instruksi yang terdapat dalam CPU. Untuk melakukan operasi yang diperlukan, CPU harus dapat mengeluarkan data dari berbagai bidang instruksi. Opcode direpresentasikan dengan singkatan-singkatan, yang disebut mnemorik, yang mengindikasikan operasi, contohnya adalah:

ADD Add (Menambahkan)
SUB Substract (Pengurangan)
MPY Multiply (Perkalian)
DIV Divide (Pembagian0
LOAD Muatkan data data dari memori
STOR Simpan data ke memori

Operand-operand juga direpresentasikan secara simbolik. Misalnya instruksi ADD R,Y Berarti tambahkan niali yang terdapat pada lokasi Y ke isi register R. Dalam contoh ini, Y berkaitan dengan alamat lokasi di dalam memori, dan R berkaitan dengan register tertentu. Perlu dicatat bahwa operasi dilakukan terhadap isi alamat, bukan terhadap alamatnya.

Sehingga adalah mungkin untuk menuliskan program bahasa mesin dalam bentuk simbolik. Setiap opcode simbolik memiliki representasi biner yang tetap, dan pemrograman dapat menetapkan masing-masing operand simbolik. Misalnya, pemrograman dapat memulainya dengan definisi-definisi:
X=523
Y=514
dan seterusnya. Sebuah program yang sederhana akan menerima input simbol ini, kemudian mengkonversiakn opcode dan acuan operand menjadi bentuk biner, dan akhirnya membentuk instruksi mesin biner.

C. Jenis-Jenis Instruksi

Sebuah instuksi yang dapat diekspresikan dalam bahasa BASIC atau FORTRAN. X = X+Y Pernyataan ini menginstruksiakna komputer untuk menambahkan nilai yang tersimpan di Y ke nilai yang tersimpan di X dan menyimpan hasilnya di X. Variabel X dan Y berkorespondensi dengan lokasi 513 dan 514. Jika kita mengasumsikan set instruksi mesin yang sederhana, maka operasi ini dapat dilakukan dengan tiga buah instruksi:

1. Muatkan sebuah register dengan isi lokasi memori 513
2. Tambahkan isi lokasi memori ke register
3. Simpan isi register di lokasi memori 513

Suatu komputer harus memiliki set instruksi yang memungkinkan pengguna untuk memformulasikan pengolahan data atau dengan memperhatikan kemampuan pemrograman bahasa tingkat tinggi. Agar dapat dieksekusi, setiap program yang ditulis dalam bahasa program tingkat tinggi harus diterjemahkan ke dalam bahasa mesin. Jadi, set instruksi mesin harus dapat mengekspresikan setiap instruksi bahas atingkat tinggi.

Adapun Jenis-jenis instrusi sebagai berikut:
- Pengolahan Data : Instrusi-instruksi aritmatika dan logika
- Penyimpanan Data : Instriksi-instruksi memori
- Perpindahan Data : Instruksi I/O
- Kontrol : Instruksi pemeriksaan dan percabangan
2.      Tipe – Tipe Operand
Operand adalah sebuah objek yang ada pada operasi matematika yang dapat digunakan untuk melakukan operasi. Operand atau operator dalam bahasa C berbentuk simbol bukan berbentuk keyword atau kata yang biasa ada di bahasa pemrograman lain. Simbol yang digunakan bukan karakter yang ada dalam abjad tapi ada pada keyboard kita seperti =,,* dan sebagainya.
Tipe-tipe operand diantaranya :
1. Addresses (akan dibahas pada addressing modes)
2. Numbers :
- Integer or fixed point
- Floating point
- Decimal (BCD)
3. Characters :
- ASCII
- EBCDIC
4. Logical Data :
 Bila data berbentuk binary: 0 dan 1
Jenis-jenis operator adalah sebagai berikut :
 1. Operator Aritmetika
Operator untuk melakukan fungsi aritmetika seperti : +(penjumlahan), – (mengurangkan), * (mengalikan), / (membagi).
2. Operator relational
Operator untuk menyatakan relasi atau perbandingan antara dua operand, seperti > (lebih besr), =(lebih besar atau sama), <= (lebih kecil atau sama), == (sama), != (tidak sama).
3. Operator Logika
Operator untuk merelasikan operand secara logis seperti && (and), || (or), !(not).

3.      Tipe – Tipe Operasi
Dalam perancangan arsitektur komputer, jumlah kode operasi akan sangat berbeda untuk masing-masing komputer, tetapi terdapat kemiripan dalam jenis operasinya.
Jenis operasi komputer
- Transfer data
1. Menetapkan lokasi operand sumber dan operand tujuan.

2. Lokasi-lokasi tersebut dapat berupa memori, register atau bagian paling atas daripada stack.
3. Menetapkan panjang data yang dipindahkan.
4. Menetapkan mode pengalamatan.
- Aritmatika
Tindakan CPU untuk melakukan operasi arithmetic :
1. Transfer data sebelum atau sesudah.
2. Melakukan fungsi dalam ALU.
3. Menset kode-kode kondisi dan flag.
-Logika
Tindakan CPU sama dengan arithmetic
Operasi set instruksi untuk operasi logical :
1. AND, OR, NOT, EXOR
2. COMPARE : melakukan perbandingan logika.
3. TEST : menguji kondisi tertentu.
4. SHIFT : operand menggeser ke kiri atau kanan menyebabkan
konstanta pada ujung bit.
5. ROTATE : operand menggeser ke kiri atau ke kanan dengan ujung yang terjalin.
- Konversi

Tindakan CPU sama dengan arithmetic dan logical.
Instruksi yang mengubah format instruksi yang beroperasi terhadap format data.
Misalnya pengubahan bilangan desimal menjadi bilangan biner.
Operasi set instruksi untuk conversi :
 1. TRANSLATE : menterjemahkan nilai-nilai dalam suatu bagian memori berdasrkan tabel   korespodensi.
 2. CONVERT : mengkonversi isi suatu word dari suatu bentuk ke bentuk lainnya.
- Input / Output

Tindakan CPU untuk melakukan INPUT /OUTPUT :
1. Apabila  memory mapped I/O maka menentukan alamat memory mapped.
2. Mengawali perintah ke modul I/O
Operasi set instruksi Input / Ouput :
1. INPUT : memindahkan data dari pernagkat I/O tertentu ke tujuan
2. OUTPUT : memindahkan data dari sumber tertentu ke perangkat I/O
3. START I/O : memindahkan instruksi ke prosesor I/O untuk mengawali operasi I/O
4. TEST I/O : memindahkan informasi dari sistem I/O ke tujuan
- Transfer Control

Tindakan CPU untuk transfer control :
Mengupdate program counter untuk subrutin , call / return.
Operasi set instruksi untuk transfer control :
·         JUMP (cabang) : pemindahan tidak bersyarat dan memuat PC dengan alamat tertentu.
·         JUMP BERSYARAT : menguji persyaratan tertentu danmemuat PC dengan alamat tertentu atau tidak melakukan apa tergantung dari persyaratan.
·         JUMP SUBRUTIN : melompat ke  alamat tertentu.
·         RETURN : mengganti isi PC dan register lainnya yang berasal dari lokasi tertentu.
·         EXECUTE : mengambil operand dari lokasi tertentu dan mengeksekusi sebagai instruksi
·         SKIP : menambah PC sehingga melompati instruksi berikutnya.
·         SKIP BERSYARAT : melompat atau tidak melakukan apa-apa berdasarkan pada persyaratan
·         HALT : menghentikan eksekusi program.
·         WAIT (HOLD) : melanjutkan eksekusi pada saat persyaratan dipenuhi.
·         NO OPERATION : tidak ada operasi yang dilakukan.
- Control System

Hanya dapat dieksekusi ketika prosesor berada dalam keadaan khusus tertentu atau sedang mengeksekusi suatu program yang berada dalam area khusus, biasanya digunakan dalam sistem operasi.
Contoh : membaca atau mengubah register kontrol.
4.     Pengalamatan

Metode pengalamatan adalah bagaimana cara menunjuk dan  mengalamati suatu lokasi memori pada  sebuah alamat di mana operand akan diambil. Mode pengalamatan diterapkan pada set instruksi, pengalamatan memberikan fleksibilitas khusus yang sangat penting.
JUMLAH ALAMAT (NUMBER OF ADDRESSES) 

* Salah satu cara tradisional untuk menggambarkan arsitektur prosessor adalah dengan melihat jumlah alamat yang terkandung dalam setiap instruksinya.
* Jumlah alamat maksimum yang mungkin diperlukan dalam sebuah instruksi : 

1. Empat Alamat ( dua operand, satu hasil, satu untuk alamat instruksi berikutnya)
2. Tiga Alamat (dua operand, satu hasil)
3. Dua Alamat (satu operand merangkap hasil, satunya lagi operand)
4. Satu Alamat (menggunakan accumulator untuk menyimpan operand dan hasilnya)

Macam-macam instruksi menurut jumlah operasi yang dispesifikasikan
1. O – Address Instruction
2. 1 – Addreess Instruction.
3. N – Address Instruction
4. M + N – Address Instruction

Macam-macam instruksi menurut sifat akses terhadap memori atau register
1. Memori To Register Instruction
2. Memori To Memori Instruction
3. Register To Register Instruction

ADDRESSING MODES 

            1. Immediate addressing
            Operand (data yang akan dikomputasi) berada langsung pada set instruksi.

2.   Direct Addressing
Operand berada pada memori, set instruksi memegang alamat lokasi memori dimana operand tersebut berada.

3.   Indirect Addresing
Operand berada pada memori, untuk mendapatkan operand ini CPU harus melakukan penelusuran dua kali yaitu dari data alamat memori yang ada pada set instruksi serta alamat yang ditunjuk oleh alamat memori yang diperoleh dari set instruksi tadi.

4.   Register addressing
Operand berada pada register, cara kerjanya mirip dengan direct addressing hanya saja CPU mengakses alamat register bukan alamat memori.

5.   Register Indirect Addressing
Operand berada pada memori, untuk mendapatkan operand CPU harus mengakses register terlebih dahulu karena informasi lokasi operand berada pada register.

6.  Displacement
Operand berada pada memori, cara kerjanya merupakan gabungan dari teknik direct addressing dan register indirect addressing.

7.   Stack
            Operand berada pada stack, operand secara berkala dimasukan ke stack sehingga ketika 
operand dibutuhkan maka operand sudah berada pada “top of the stack”.
Teknik pengalamatan tersebut harus dapat memenuhi kebutuhan komputasi yang dilakukan oleh computer yang secara garis besar dapat dibagi kedalam tiga kategori yaitu:
-         Operasi load (memasukan data).
-         Operasi branch (percabangan).                                                                                                  
-         Operasi aritmatik dan logika.


5.      Format Instruksi
Format instruksi menentukan layout bit suatu instruksi. Format instruksi harus mencakup opcode dan secara implisit atau eksplisit, nol operand atau lebih. Secara implisit atau eksplisit, format harus dapat mengindikasikan mode pengalamatan seluruh operand-nya. Pada sebagian besar set instruksi, digunakan lebih dari satu format instruksi. Rancangan format instruksi merupakan seni yang kompleks, dan telah diimplementasikan bermacam-macam rancangan.
Suatu instruksi terdiri dari beberapa field yang sesuai dengan elemen dalam instruksi tersebut. Layout dari suatu instruksi sering disebut sebagai  Format Instruksi (Instruction Format).











Bentuk instruksi:
-          Format instruksi 3 alamat
Mempunyai bentuk umum seperti : [OPCODE][AH],[AO1],[AO2]. Terdiri dari satu alamt hasil, dan dua alamat operand, misal SUB Y,A,B Yang mempunyai arti dalam bentuk algoritmik : Y := A – B dan arti dalam bentuk penjelasan : kurangkan isi reg a dengan isi reg B, kemudian simpan hasilnya di reg Y. bentuk bentuk pada format ini tidak umum digunakan di dalam computer, tetapi tidak dimungkinkan ada pengunaanya, dalam peongoprasianya banyak register sekaligus dan program lebih pendek.
Contoh:
A, B, C, D, E, T, Y adalah register
Program: Y = (A – B) / ( C + D × E)
SUB Y, A, B              Y := A – B
MPY T, D, E               T := D × E
ADD T, T, C               T := T + C
DIV Y, Y, T               Y:= Y / T
Memerlukan 4 operasi
-          Format instruksi 2 alamat
Mempunyai bentuk umum : [OPCODE][AH],[AO]. Terdiri dari satu alamat hasil merangkap operand, satu alamat operand, missal : SUB Y,B yang mempunyai arti dalam algoritmik : Y:= Y – B dan arti dalam bentuk penjelasan : kurangkan isi reg Y dengan isi reg B, kemudian simpan hasillnya di reg Y. bentuk bentuk format ini masih digunakan di computer sekarang, untuk mengoprasikan lebih sedikit register, tapi panjang program tidak bertambah terlalu banyak.
Contoh :
A, B, C, D, E, T, Y adalah register
Program: Y = (A – B) / ( C + D × E)
MOVE Y, A               Y := A
SUB Y, B                   Y := Y – B
MOVE T, D                T := D
MPY T, E                    T := T × E
ADD T, C                   T := T + C
DIV Y, T                    Y:= Y / T
Memerlukan 6 operasi
-          Format instruksi 1 alamat
Mempunyai bentuk umum : [OPCODE][AO]. Terdiri dari satu alamat operand, hasil disimpan di accumulator, missal : SUB B yang mempunyai arti dalam algoritmik : AC:= AC – B dan arti dalam bentuk penjelasan : kurangkan isi Acc dengan isi reg B, kemudian simpan hasillnya di reg Acc. bentuk bentuk format ini masih digunakan di computer jaman dahulu, untuk mengoprasikan di perlukan satu  register, tapi panjang program semakin bertambah.
Contoh :
A, B, C, D, E, Y adalah register
Program: Y = (A – B) / ( C + D × E)
LOAD D                     AC := D
MPY E                        AC := AC × E
ADD C                       AC := AC + C
STOR Y                      Y := AC
LOAD A                     AC := A
SUB B                        AC := AC – B
DIV Y                                     AC := AC / Y
STOR Y                      Y := AC
Memerlukan 8 operasi
-          Format instruksi 0 alamat

Mempunyai bentuk umum : [OPCODE]. Terdiri dari semua alamat operand implicit, disimpan dalam bentuk stack. Operasi yang biasanya membutuhkan 2 operand, akan mengambil isi stack paling atas dan dibawahnya missal : SUB yang mempunyai arti dalam algoritmik : S[top]:=S[top-1]-S[top] dan arti dalam bentuk penjelasan : kurangkan isi stack no2 dari atas dengan isi stack paling atas, kemudian simpan hasilnya di stack paling atas, untuk mengoprasikan ada beberapa instruksi khusus stack PUSH dan POP.
Contoh :
A, B, C, D, E, Y adalah register
Program: Y = (A – B) / ( C + D × E)
PUSH A                      S[top] := A
PUSH B                      S[top] := B
SUB                            S[top] := A – B
PUSH C                      S[top] := C
PUSH D                      S[top] := D
PUSH E                      S[top] := E
MPY                           S[top] := D × E
ADD                           S[top] := C + S[top]
DIV                             S[top] := (A – B) /S[top]
POP Y                         Out := S[top]




6.      Kesimpulan

 
Instruction Set Architecture (ISA) didefinisikan sebagai sesuatu aspek dalam arsitektur computer yang dapat dilihat oleh para pemrogram. Disebut jugamachine code (bahasa mesin), aslinya juga berbentuk biner > bahasa assembly. Operasi – operasi yang berjalan di dalam CPU ditentukan oleh instruksi-instruksi yang dieksekusinya. Set instruksi CPU adalah set fungsi dari instruksi-instruksi yang berbeda dan dapat dieksekusi  oleh CPU. Di dalam set instruksi ada elemen-elemen yang akan digunakan untuk dieksekusi. Intruksi yang dilakukan di dalam CPU direpresentasikan oleh sehimpunan bit agar dapat dimengerti oleh manusia / programmer.  
Operand merupakan salah satu elemen dari set instruksi di computer, operand dapat digunakan untuk melakukan operasi seperti transfer data, aritmatika, logika, dll. Pengalamatan adalah cara menunjuk suatu lokasi memori pada  sebuah alamat di mana operand akan diambil. Di dalam instruksi itu sendiri terdiri dari beberapa field, dan layout dari suatu instruksi tersebut disebut format instruksi, yang di dalamnya harus terdapat opcode dan operand 0 atau lebih. 

7.      Daftar Pustaka
http://harnowicaksono.blogspot.com/2013/11/karakteristik-instruksi-mesin.html
http://gudang-tugasku.blogspot.com/2014/03/set-instruksi-pada-sistem-komputer.html
http://zilan7green.blogspot.com/2013/02/makalah-arsitektur-komputer-mode.html
http://farhanarrahman.blogspot.com/